You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Ratusan PKL Turun ke Jalan, Tanah Abang Kembali Semrawut
photo Nurito - Beritajakarta.id

Ratusan PKL Tanah Abang Kembali Berjualan di Trotoar

Ratusan Pedagang Kaki Lima (PKL) kembali menempati  trotoar dan bahu jalan di sepanjang Jl KH Mas Mansyur, Jl Jembatan Tinggi, Jl Raya Jatibaru dan sejumlah titik lainnya di wilayah Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat. Akibatnya, kawasan yang sempat steril dari PKL itu, kini kembali semrawut.

Setiap hari kita tertibkan. Namun begitu kita lengah, PKL kembali turun ke jalan

Maraknya PKL di trotoar jalan ditambah pengguna sepeda motor yang berjalan melawan arah, membuat kondisi di sekitar lokasi bertambah semrawut.

Camat Tanah Abang, Hidayatullah mengatakan, para PKL yang turun ke Jl KH Mas Mansyur sebenarnya sisa penertiban beberapa bulan lalu. Sekitar 30 PKL sudah dimasukkan ke Thamrin City, namun ternyata masih banyak yang turun ke jalan. Untuk itu, dirinya berencana menertibkan kembali seluruh PKL tersebut.

Besok, 218 PKL di Palmeriam Ditertibkan

"Setiap hari kita tertibkan. Namun begitu kita lengah, PKL kembali turun ke jalan. Pasti akan kita tertibkan lagi. Sekarang kita sedang buatkan surat peringatan dan pengosongan lahan," ujar Hidayatullah,Selasa (11/8).

Selain menertibkan PKL, Kecamatan Tanah Abang juga berencana membongkar sejumlah bangunan ruko di Jl KH Mas Mansyur yang melanggar Garis Sepadan Jalan (GSJ).

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. 70 Warga Kayu Manis Diedukasi Pilah Sampah

    access_time25-04-2026 remove_red_eye1850 personNurito
  2. Pemprov DKI Kucurkan Rp253,6 M Gratiskan 103 Sekolah Swasta

    access_time26-04-2026 remove_red_eye1397 personDessy Suciati
  3. Rano Ajak Perkupi Jadi Mitra Strategis Pemprov Jaga Jakarta

    access_time25-04-2026 remove_red_eye1091 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Hujan Ringan Berpotensi Basahi Jaksel dan Jaktim

    access_time26-04-2026 remove_red_eye1061 personDessy Suciati
  5. Generasi muda Diajak Produktif Lewat Jakarta Menulis 2026

    access_time26-04-2026 remove_red_eye980 personAnita Karyati